Senin, 17 Oktober 2011

Detoksifikasi Propolis


Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, jika hal tersebut muncul dan merasa kurang nyaman sebaiknya dosis aturan minum propolis diturunkan terlebih dahulu. mulai dengan dosis 3 tetes propolis 3 kali sehari, dan setiap hari dinaikan hingga mencapai 7-10 tetes. Detoksifikasi pengunaan propolis yang umumnya timbul pada pengobatan tertentu bisa dilihat di bawah ini. Detoksifikasi merupakan hal yang umum pada proses penyembuhan.





Detoksifikasi setelah konsumsi Propolis 
  • Bersin, gatal pada hidung : Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis.
  • Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing : Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tingi.
  • Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan terasa dingin, jantung berdebar : Tekanan darah rendah, kurang darah.
  • Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah : Radang pada usus besar, gangguan pada usus, hemoroid.
  • Mual, sering buang air besar, muntah : Obesitas, gangguan pada lambung, proses penyembuhan gangguan pencernaan.
  • Bengkak, gatal : Alergi.
  • Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata : Gangguan pada mata.
  • Mimpi buruk, gelisah, susah tidur : Gangguan pada system syaraf dan kepala.
  • Lelah, susah tidur, sakit pada sendi : Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatik
  • Pegal-pegal : Proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah.
  • Kejang-kejang : Proses penyembuhan peradangan ginjal.
  • Bèsèr : Proses pembuangan racun lewat air seni.
  • Kulit mengeras, muncul jerawat : Permasalahan pada kulit.
  • Rasa sakit pada punggung, sakit didada : Permasalahan pada jantung.
  • Mual, letih, keringat dingin : Permasalahan pada perut.
  • Keletihan, ngantuk : Permasalahan pada hati.
  • Bengkak kaki, skt pinggang, susah buang air kecil : Permasalahan ginjal.
  • Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam : proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru, permasalahan pada paru-paru, asma.
  • Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam : Tumor, cancer, proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
  • Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun : Permasalahan Hati, limpa, pankreas, proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh.
  • Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat : Gangguan pada pancreas, diabetes.

Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apabila ada pertanyaan silahkan isi Form dibawah ini :